Selasa, 09 Agustus 2011

Perbuatan Bid'ah Di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan barokah dan penuh keutamaan.
Allah telah mensyariatkan dalam bulan tersebut berbagai macam amalan ibadah yang banyak agar manusia semakin mendekatkan diri kepada-Nya. Akan tetapi sebagian dari kaum muslimin berpaling dari keutamaan ini dan membuat cara-cara baru dalam beribadah. Mereka lupa firman Allah ta’ala, “Pada hari ini Aku telah menyempurnakan agama kalian.” (QS. Al-Maidah: 3).
Mereka ingin melalaikan manusia dari ibadah yang disyariatkan. Mereka tidak merasa cukup dengan apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat beliau.

"Kullu muhdasatin bid'ah wa kullu bid'atun dolala wa kullu dolalatun finnar"

Oleh sebab itu pada tulisan ini kami mencoba mengangkat beberapa amalan bid’ah yang banyak dilakukan oleh kaum muslimin, yaitu amalan-amalan yang dilakukan akan tetapi tidak diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun para sahabat beliau, semoga dengan mengetahuinya kaum muslimin bisa meninggalkan perbuatan tersebut.

Bid’ah Berzikir Dengan Keras.
Berzikir dengan suara keras setelah melakukan salam pada shalat tarawih dengan dikomandani oleh satu suara adalah perbuatan yang tidak disyariatkan. Begitu pula perkataan muazin, “assholaatu yarhakumullah”dan yang semisal dengan perkataan tersebut ketika hendak melaksanakan shalat tarawih, perbuatan ini juga tidak disyariatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak pula oleh para sahabat maupun orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Oleh karena itu hendaklah kita merasa cukup dengan sesuatu yang telah mereka contohkan. Seluruh kebaikan adalah dengan mengikuti jejak mereka dan segala keburukan adalah dengan membuat-buat perkara baru yang tidak ada tuntunannya dari mereka.

Membangunkan Orang-Orang untuk Sahur.
Perbuatan ini merupakan salah satu bid'ah yang tidak pernah dilakukan pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau tidak pernah memerintahkan hal ini. Perbedaan tata-cara membangunkan sahur dari tiap-tiap daerah juga menunjukkan tidak disyariatkannya hal ini, padahal jika seandainya perkara ini disyariatkan maka tentunya mereka tidak akan berselisih.Malah terkadang hal itu menganggu mereka yang ketika itu sedang tidur.

Melafazkan Niat.
Melafazkan niat "Nawaitu souma godhin ‘an adaa i, fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’aalaa..."
ketika hendak melaksanakan puasa Ramadhan adalah tradisi yang dilakukan oleh banyak kaum muslimin, tidak terkecuali di negeri kita. Di antara yang kita jumpai adalah imam masjid shalat tarawih ketika selesai melaksanakan shalat witir mereka mengomandoi untuk bersama-sama membaca niat untuk melakukan puasa besok harinya.
Perbuatan ini adalah perbuatan yang tidak di contohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga orang-orang saleh setelah beliau. Yang sesuai tuntunan adalah berniat untuk melaksanakan puasa pada malam hari sebelumnya cukup dengan meniatkan dalam hati saja, tanpa dilafazkan.

Imsak.
Tradisi imsak, sudah menjadi tren yang dilakukan kaum muslimin ketika ramadhan. Ketika waktu sudah hampir fajar, maka sebagian orang meneriakkan “imsak…” supaya orang-orang tidak lagi makan dan minum padahal saat itu adalah waktu yang bahkan Rasulullah menganjurkan kita untuk makan dan minum. Sahabat Anas meriwayatkan dari Zaid bin Sabit
radhiyallahu ‘anhuma, “Kami makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian beliau shalat. Maka kata Anas, “Berapa lama jarak antara azan dan sahur?”, Zaid menjawab, “Kira-kira 50 ayat membaca ayat al-Qur’an.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Menunda Azan Magrib Dengan Alasan Kehati-Hatian.
Hal ini bertentangan dengan perintah Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menganjurkan kita untuk menyegerakan berbuka. Rasulullah bersabda,
لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
“Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari Muslim)

Takbiran.
Yaitu menyambut datangnya shalat "
ied" dengan mengeraskan membaca takbir dan memukul bedug pada malam ied. Perbuatan ini tidak disyariatkan, yang sesuai dengan sunah adalah melakukan takbir ketika keluar rumah hendak melaksanakan shalat ied sampai tiba di lapangan tempat melaksanakan shalat ied.

Padusan.
Yaitu Mandi besar pada satu hari menjelang satu ramadhan dimulai. Perbuatan ini tidak disyariatkan dalam agama ini, yang menjadi syarat untuk melakukan puasa ramadhan adalah niat untuk berpuasa esok pada malam sebelum puasa, adapun mandi junub untuk puasa Ramadhan tidak ada tuntunannya dari Nabi kita
shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Mendahului Puasa Satu Hari Atau Dua Hari Sebelumnya.
Rasulullah telah melarang mendahului puasa ramadhan dengan melakukan puasa pada dua hari terakhir di bulan sya’ban, kecuali bagi yang memang sudah terbiasa puasa pada jadwal tersebut, misalnya puasa senin kamis atau puasa nabi dawud. Rasulullah bersabda,
“Janganlah kalian mendahului puasa ramadhan dengan melakukan puasa satu hari atau dua hari sebelumnya. Kecuali bagi yang terbiasa melakukan puasa pada hari tersebut maka tidak apa-apa baginya untuk berpuasa.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Perayaan Nuzulul Qur’an.
Yaitu melaksanakan perayaan pada tanggal 17 Ramadhan, untuk mengenang saat-saat diturunkannya al-Qur’an. Perbuatan ini tidak ada tuntunannya dari praktek Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam, begitu pula para sahabat sepeninggal beliau.

Berziarah Kubur Karena Ramadhan.
Tradisi ziarah kubur menjelang atau sesudah ramadhan banyak dilakukan oleh kaum muslim. orang jawa menyebutnya "nyadran", sementara orang sunda menyebutnya "nadran" mereka
melakukan perbuatan-perbuatan syirik di sana. Perbuatan ini tidak disyariatkan. Ziarah kubur dianjurkan agar kita teringat dengan kematian dan akhirat, akan tetapi mengkhususkannya karena even tertentu tidak ada tuntunannya dari Rasulullah maupun para sahabat.
Inilah beberapa bid’ah yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin, khususnya di negeri kita, semoga Allah ta’ala memberikan kita ilmu yang bermanfaat, sehingga kita bisa meninggalkan perkara-perkara tersebut dan melakukan perbuatan yang sesuai dengan tuntunan Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Senin, 14 Maret 2011

Mengetuk hati orang tua tuk mengaji Al'Quran dan Al'hadits


Segala puji hanya bagi Allah Tuhan pencipta dan Pemelihara semesta alam, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah SAW, keluarga sahabat dan seluruh pengikut beliau dalam mengikuti jalan pentunjuk-Nya.

Islam sebuah agama yang menuntun manusia meniti jalan keselamatan, kebahagiaan, ketenangan, ketenteraman, kedamaian, kemuliaan dan jaminan mendapatkan kemuliaan jalan mendaki menuju kemuliaan di sisi Allah SWT di akherat.
.

Alif, laam raa.(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (QS. 14:1)
.

Dijaman Rasulullah mulai berdakwah benar-benar terjadi perubahan besar dan mendasar namun perubahan yang demikian itu diawal da’wah telah terjadi berbagai macam gejolak-gejolak. Indahnya Islam yang penuh dengan cahaya namun masih terasa silau bagi umat manusia yang terbiasa di dalam kegelapan. Banyak manusia yang masih meragukan akan keindahan, kemuliaan, dan kebenaran Islam.

Abu Bakar yang mendapat gelar Asy-Sidiq ( yang selalu membenarkan) apa-apa yang di sampaikan Rasulullah Muhammad SAW, kedua orangtuanya pun tidak bersegera masuk Islam, bahkan istri Abu Bakar pun tidak bersegera masuk Islam, sehingga anak-anak Abu Bakar bertanya kepada Rasulullah bagaimana hubungan mereka kepada orang tuanya yang masih kafir, dan Rasulullah menjawab bahwa tetap saja kita harus menyantuni dengan baik dan tetap menyambung dengan kebaikan kebaikan, namun dalam masalah keyakinan, aqidah tidak boleh mengikuti mereka, sebagaimana nasehat Luqman kepada anaknya dalam firman Allah yang artinya
.
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. 31:15)
.
Dalam dunia pendidikan sudah sering dijumpai generasi muda yang telah mendapat pemahaman dan pencerahan Islam menjadi generasi yang gesit dan berpikir bersih, maju dan besar. Namun kadang generasi tua yang membersamainya masih saja loyo dan kurang bersemangat melakukan perbaikan dan pengembangan. Sekat-sekat yang seperti inilah yang membuat gesekan-gesekan banyak terjadi antara generasi muda dan generasi tua dalam mengisi kehidupan.
Segala puji bagi Allah, sungguh berbahagia para orang tua yang sebelum matinya, di hari tuanya telah bertekun dalam membaca, mempelajari dan memahami serta mengamalkan Islam belajar Al-Qur’an dan As-Sunnah, sehingga mereka memahami akan terang benderangnya Islam dan memahami akan semangat besar para generasi muda yang telah tercerahkan dan terpahamkan dengan Islam dan bersemangat mengamalkan Islam.

Segala puji bagi Allah, sungguh berbahagia para orang tua yang memahami semangat besar anak-anak muda yang ingin hidup bersih, mulia dan bahagia. Dan mendukung mereka dengan penuh sarana dan do’a, agar cita-cita generasi muda yang demikian bersih dan mulia tersalurkan dan terarah sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulnya.

Namun kita generasi muda kadang harus bersabar, ketika kita menghadapi orangtua kita atau generasi tua yang enggan untuk menekuni, menghayati dan mempelajari Al-Qur’an dan As-Sunnah, sehingga mereka sering curiga dan curiga dan curiga kepada generasi muda yang ingin hidup bersih, hidup mulia, penuh semangat besar dan bergelora.

Segala puji bagi Allah sungguh kita generasi muda dan generasi tua haruslah memahami, bahwa generasi tua adalah tempat lantaran tumbuhnya generasi muda. Generasi Tua pada umumnya akan segera dipanggil Allah, sedang generasi muda pada umumnya adalah masih memiliki masa yang lebih panjang untuk hidup. Namun masing-masing punya tanggung jawab yang sama dihadapan Allah
.

Dan jagalah dirimu dari (’azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau seikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa’at dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS. 2:48)

(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, (QS. 26:88)
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, (QS. 26:89)
dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertaqwa, (QS. 26:90)

Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa. (QS. 43:67)

Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkalala yang kedua), (QS. 80:33)
pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, (QS. 80:34)
dari ibu dan bapaknya, (QS. 80:35)
dari isteri dan anak-anaknya, (QS. 80:36)
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (QS. 80:37)

.

Berbahagialah orang-orang yang memahami kebersihan dan semangat menggelora generasi muda yang memperbaiki diri dan lingkungannya agar bertaqwa kepada Allah, mengikuti jalan yang ditunjukkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dan berbahagialah orang tua yang mendukung usaha-usaha mulia mereka dan bahkan ikut tekun membantu mereka.

Namun celakalah para orang tua yang tidak mau memahami semangat yang Allah limpahkan kepada generasi muda, dan tetap saja berkubang dalam kubangan dosa, sehingga walaupun umur suda tua dan waktu ajal sudah dekat namun masih belum juga menemukan pencerahan, sehingga akan bernasib sama dengan bapaknya nabi Ibrahin yang di kisahkan dalam Al-Qur’an yang artinya :
.

Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Aazar:”Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai ilah-ilah. Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata”. (QS. 6:74)

Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri daripadanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun. (QS. 9:114)

Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya:”Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak medengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun. (QS. 19:42)

Berkata bapaknya:”Bencikah kamu kepada ilah-ilahku, hai Ibrahim Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama”. (QS. 19:46)

(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?” (QS. 21:52)

.
Sungguh bebahagialah sebuah keluarga yang didalamnya diisi orang-orang tua dan orang-orang muda bersatu padu dalam belajar, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dan semuanya menemukan kebahagiaan, semoga generasi tua mau menyadari segala kekurangan dirinya, demikian pula generasi muda, mampu tetap berperilaku baik dan memuliakan generasi tua. Namun di jaman kapanpun orang-orang yang berdosa sering secara spontan benci kepada nasehat , apalagi ketika nasehat itu keluar dari yang lebih muda.

Sungguh berbahagialah orang-orang yang mau memahami bahwa kebenaran itu datangnya dari Allah. Siapapun Allah tunjuki maka merekalah yang lebih dahulu menyampaikan kepada mereka yang belum tahu. Tidak memadang apakah lebih tua atau lebih muda. Bebahagialah orang muda dan orang tua yang tekun mengamalkan Al-Qur’an dan As-Sunnah dalam hidupnya untuk bahagia di dunia dan di akherat. Wallahu a’lam.

Senin, 21 Februari 2011

Pacaran jarak jauh

Cinta memang tidak logis.

Cinta membutuhkan kedekatan dengan kekasih hati. Demi bisa melihat wajahnya, kita rela melakukan apa saja. Lalu, bagaimana jika kita harus menjalani pacaran jarak jauh? Pasti berat sekali, bukan? Sudah tidak bisa bertemu, masih juga harus khawatir berlebihan.

Nah, bagi Anda yang tengah mengalami pacaran jarak jauh, ada beberapa hal yang bisa anda terapkan. Ini sudah benar-benar dipraktekkan sehingga kebenarannya teruji!he,

1. Komunikasi

Dalam hubungan apapun, komunikasi adalah hal penting. Hubungan diciptakan dari dua pribadi yang berbeda. Oleh sebab itu, keinginan Anda pasti tidak mungkin selalu sama dengan pasangan. Apalagi, jika sudah berjauhan. Komunikasi harus dilakukan dengan keadaan saling pengertian.

Bisa saja Anda minta ditelepon untuk membunuh kangen. Namun, pikirkanlah bahwa bisa jadi pasangan sedang kerepotan mengatur waktu. Yang paling penting, jika kita penggemar situs jejaring sosial, jangan menulis status yang membuat panas kuping pasangan.

Tenangkan dia dalam setiap pembicaraan yang Anda lakukan, entah sms, telepon, chat facebook, atau YM, dan sebagainya. Buatlah dia merasa bahwa jarak tidak berarti. Toh, Anda selalu ada di sisinya meski secara fisik tidak demikian.

2. Tidak Curiga Berlebihan

Ada hal yang juga penting selain setia, yaitu tidak curiga berlebihan.Risiko pacaran jarak jauh memang membuat kita tidak mengetahui keadaan pasangan. Akan tetapi, bukan berarti hal itu membuat Anda bebas curiga berlebihan kepadanya.

Kalau hanya cemburu, wajar-wajar saja. Namun, kalau sudah mengaturnya untuk ini dan itu karena curiga, Anda sebenarnya berlebihan. Anda memperlakukan pacar seperti robot yang harus patuh pada Anda.

Justru, dengan tidak curiga berlebihan, tidak akan ada prasangka buruk yang merusak pikiran. Padahal, keadaan sebenarnya tidak terjadi apa-apa.

Bahkan, pacaran jarak jauh yang tidak ada curiga semacam ini akan menumbuhkan rasa kangen ingin segera bertemu.

3. Setia

Kunci utama pacaran jarak jauh adalah kesetiaan. Kadang, mungkin saja Anda bisa melirik cowok atau cewek lain ketika pasangan berada jauh di sana sedang berbuat apa. Akan tetapi, bersikap dewasalah sejenak. Jika Anda mencurangi pasangan, Anda pasti akan dicurangi juga.

Pikirkan juga, apa Anda setega itu merusak hubungan yang selama ini sudah terjalin dengan perjuangan masing-masing? Pacaran jarak jauh kadang memang berisiko mengakhiri hubungan. Akan tetapi, yakinlah bahwa mereka yang terlatih dalam pacaran jarak jauh akan memiliki kesetiaan luar biasa, yang sangat cocok dilanjutkan ke jenjang pernikahan.

Mau mencoba???

Selasa, 13 Juli 2010

Jilbab dan sholat


"Wahai Nabi,katakanlah kepada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu dan istri-istri mukmin:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbab keseluruh tubuh mereka .Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,karena itu mereka tidak diganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

( Al Ahzab: 59)

Jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka!!!

Hidup terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, tapi walaupun bagaimanapun kita harus bisa menyemangati diri kita agar jadi lebih dan lebih baik.
Ini adalah salah satu curahan hatiku yang sengaja aku berikan pada keluargaku yang tercinta, karena hanya dari merekalah masa kecil dan masa mudaku mempunyai segala cerita!
Tidak tau kenapa hari-hariku boleh di bilang hanya buat mereka, karena hanya mereka yang aku punya!memang terkadang suka dan duka selalu muncul dalam keluarga, tapi semua itu indah pada akhirnya.
Tak lupa dalam setiap sholat dan doaku selalu ku panjatkan buat keluargaku, aku hanya berharap semoga Tuhan bisa menunjukkan jalan yang terbaik yaitu jalan yang bisa merubah keluargaku melakukan ibadah yang lebih khusyuk.
Setidaknya mereka melakukan seperti dulu saat aku masih kecil?
Aku senang dengan kebersamaan keluargaku, apa lagi melakukan ibadah seperti saat-saat puasa!yang bisa berangkat bareng ke Masjid. tapi aku sadar kebersamaan itu ngak akan selamanya,
Apa lagi yang namanya kehidupan dunia ini yang penuh dengan kenikmatan dan kesenangan!Sekarang mereka sibuk dengan keinginan buat nyari uang!Apakah hidup hanya demi mencari uang???
Padahal kalau kita bener-bener meyakini kalau rizqi itu datangnya dari sisi yang tidak di sangka-sangka, pasti kita akan santai ngejalanin semua ini, jadi kenapa kita takut dan melupakan ibadah yg jelas-jelas itu merupakan kewajiban kita!!!
Setiap aku nelphon keluargaku khususnya ibuKu, aku selalu bilang?gimana, udah shalat semua belum???
Ibupun menjawab klau beliau tidak lupa melakukannya!Syukur deh kalau ibu udah melakukannya, tapi bagaimana dengan yg laennya, aku rasa blm...
Pernah juga aku nanyain ma ibu, apa ibu ngak suka klau anaknya ntar ngedapetin cewek yang brjilbab? kalau pingin kenapa ibu ngak mau pakai jilbab!padahal semua itu diperlukan, selain jilbab merupakan perintah agama yang wajib buat dilakuin.
Kata ibu sih ntar, tapi mau sampai kapan???katanya karena ibu masih jualan jadi masih ribet!Sampai aku bilang,ya udah ibu ngak usah jualan dan gajiku buat ibu saja, sebagai penganti jualan.
Tapi ibu menjawab, kan masih kuat buat jualan, jadi kenapa ngak? terkadang rasa kangen tuk keluarga buat pulang itu hilang ketika aku membayangkan mereka yang belum mau melakukan ibadah dengan khusyuk!
Ya Tuhan tunjukkan jalanMu buat keluarga hamba, agar mereka mau beribadah di jalanmu sesuai dengan kitab dan sunnah nabiMu..
Amin,

Rabu, 07 Juli 2010

Tips Cara Memilih Jodoh,Pacar,Calon Istri,Istri &kriteria PemilihAn PasangAn Hidup Yang Baik

Menikah alias kawin yg baik hanya dLakukAn satu kali sUmur hidup &kita akan terus hidup bersama dgn orang yg kita pilih sebagai isteri kita beserta anak yg mungkin kita hasilkan dari pernikahAn itu. Memilih pasangAn hidup yg tepat adl salah satu bagiAn terPenting dlm hidup dgn banyak aspek & faktor kriteria pemilihAn yg harus dihitung dgn matang. Gadis atau janda semua sama saja di mana anda harus melakukan penJajakAn yg cukup sBlm meLangkah ke jenjang yg lebih tinggi.

KeSalahAn meMilih wanita / cewek / perempuan yg kita nikahi akan berDampak buruk pd kualitas hidup kita di masa depan. Cerai adl pilihAn yg sangat buruk yg bisa diambil ketika semua cara & upaya telah dCoba utk memBuat hubungAn menJadi baik tidak berHasil & dapat memBahayakAn jika terus dibiarkan.

PacarAn meRupakAn salah satu upaya utk meNemukAn pasangAn hidup yg tepat. PacarAn yg baik tidak meLakukan apa yg boleh dilakukan pasangAn yg sudah meNikah. MelakukAn hubungan suami istri yg tidak semestiNa justru akan berDampak buruk pd hubungAn setelah meNikah.

Berikut ini AdaLah Kriteria PeMilihAn Calon Isteri Yg Baik :

1. Saling Jujur / Tidak Suka Bohong, Cinta Dan Setia

Mana ada orang yg suka dBohongin. Pilih wanita yg dapat dPegang kata-kataNa & hanya akan berBohong utk kePentingAn kLuarga yg positif. Jika suka bohong anda akan dibuat pusing sama istri anda kelak. Wanita yg setia pd anda akan selalu menCintai anda & akan sLalu berada dSamping anda kMana pun anda pergi & dalam kondisi apa pun. Cinta juga menJadi yg sangat penting, karena cinta adaLah modal dasar dari hubungan suami istri yg baik & seBaikNa sudah ada sejak status masih pacarAn.

2. Penampilan Menarik

SebaikNa anda menCari perempuAn yg dari fisik anda suka namun bukan hasil permak/dandanAn tebal. Menarik tdk harus seLalu Cantik, Cakep, Ayu, Menor, Seksi, Imut, Manis dan sebagaiNa, tetapi yg tdk memBuat anda benci jika melihatNa. Sebisa mungkin cari yg jika anda prediksi puluhAn tahun menDatang tetap dapat memBuat anda terSenyum bahagia keTika meMandang wajahNa. Jangan lupa dgn penampilAn anda sendiri ketika sudah menikah. Jangan buat si dia ilfil & jadi benci sama anda.

3. Taat brIbadah

Ini hal yg penting bagi masa depan keLuarga anda. Anak-anak anda nanti akan dBimbing lebih banyak oleh sang ibu. Jika ibuNa ugal-ugalAn nggak bener keLakuanNa, maka bisa ditiru oleh anak. Cari wanita sholehah yg dapat menDidik anak-anak menJadi manusia yg berAkhlak sholeh & memPengaruhi anda utk berIbadah lebih baik lagi.

4. Pandai / Pintar

Jgn menCari jodoh gadis kampung/ cewek kota yg meMiliki intelegensia di bawah rata-rata. Penampilan hanya luar saja yang cuma enak dalam urusan ranjang serta bisa selalu kita atur & mungkin bisa kita bohongi, selingkuh di belakangnya, menikah lagi / kawin lagi, dll. Akan tetapi wanita yg bodoh tdk akan mampu memBantu menCari solusi pd saat-saat dPerlukAn & mungkin akan terkekang selama hidup dengan kita karena harus selalu menurut pada sang suami. Istri yg pintar bisa memBantu menGatur rumah tangga & mungkin bisa juga memBantu finansial / keUangAn kLuarga dgn meLakukan usaha samping beKerja.

5. Tidak Materialistis / Bukan Cewe Matre

Cewe matre kLaut aje emang bener itu lagu. Jgn cuma cari cewek dari cantikNa saja, tapi dari hatiNa. SeBanyak apaPun uang yg kita dapat dari beKerja tdk akan cukup utk mengHidupi seOrang isteri matre!malah ngk bisa dHitung lho. Bisa jadi keTika anda sudah tdk punya uang & peKerjaAn layak anda akan dTinggalkAn sendiri begitu saja berSama anak-anak.

6. Kalem / Emosi Stabil Rendah & Dapat MengHibur

Istri yg murah senyum, lemah lembut, tdk suka marah & tdk mudah stres mengHadapi problema hidup adaLah istri yg baik. SeBelum Nikah & seLama berPacarAn anda wajib meLakukAn penGamatAn emosional, sikap & periLaku. Jika pacar anda gampang sekali marah meLedak-ledak & tdk bisa dUbah seBaikNa tinggalKan saja. Hidup dimarahi isteri terus-meNerus akan memBuat anda menDerita. Istri yg baik adaLah istri yg bisa mengHibur di kala suka & duka dlm berBagai kondisi baik terHadap suami mauPun terHadap anak. Pilih juga yg menCintai keLuargaNa & keLuarga kita masing-masing.

7. Sehat Jasmani & Rohani

PilihLah yg dari segi fisik & mental/ jasmani & rohani yg sehat wal'afiat. Pilih yg sehat, cerah, gesit, kuat & tdk mudah sakit. Dari segi keSuburAn pun juga penting jika anda ingin punya keTurunAn. Jika belum yakin maka sebaikNa anda meLakukAn peMeriksaAn keSehatAn berDua saat pranikah. PerHatikAn pula keLuargaNa apaKah ada yg punya riwayat penyakit yg dapat meNurun & bisa berAkibat fatal. TerKadang suatu penyakit dapat dTurunkAn ke anak & cucu.

8. Dapat Dikontrol & Mengontrol

Di Saat isteri meLakukAn tindakAn yg tidak sesuai dgn yg kita inginkAn, berBicaraLah dgn baik tanpa emosi bahwa sebaikNa si istri meLakuKan apa yg kita inginkAn beSerta alasanNa. Begitu juga sebalikNa, dMana kita dapat dKritik isteri pd sikap & peRilaku kita secara keKeluargaAn & baik-baik. Utk meLakukAn hal ini dPerlukAn adaNa keSamaAn tingkatAn/ derajat dMana suami & isti sama-sama dlm satu tim kePemimpinAn yg solid. Bukan hanya suami saja yg jadi peMimpin & istri cuma manut-manut saja. UmumNa utk dapat tipe cewek seMacam ini adaLah yg umur sePantar & sama-sama pintar.

9. PerSetujuAn Orang Tua, KeLuarga, Teman & SebagaiNa

HubungAn suami isteri harus dDukung oleh orang-orang yg ada dSekitar kita mulai dari Orang tua, Mertua, Teman, Kerabat, Saudara, Teman, Tetangga, Dll. PerNikahAn yg emsional tanpa dukungAn orang dekat dapat berDampak buruk bagi hubungAn dMasa mendatang. Yg jelas jika blm menDapat perSetujuAn, anda harus dpt berBicara dgn baik untuk memBela Argumentasi anda.

Ini cumAn sekedar pendapat,tp klau anda tidak setuju/ malah da pendapat laen maka anda boleh brKomentar!

Kurang lebihNa mohon maaf..

Minggu, 04 Juli 2010

Ingat Allah,bersihKan hati


Rasanya tidak pantas jika kita yang telah dewasa,mengaku muslim masih ditakut-takuti dengan gambaran neraka hanya supaya taat ibadah. Namun kenyataanya masih banyak orang yang lupa bahwa kita pasti akan merasakan tinggal di neraka,ada yang sebentar ada yang lama itu bedanya.. Mengapa kita takut membicarakan keadaan neraka saat ini tapi tidak takut bermaksiat di hadapan Allah?

Berikut ini adalah penggalan penggalan ayat yang menceritakan kondisi neraka dalam Al Quran.

..Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.
surat 2:206

Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang menyala-nyala.
surat 73:12

Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih),
surat 11:106

(Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka): “Rasakanlah sentuhan api neraka!”
surat 54:48

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
surat 4:56

Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin.
surat 38:57

Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama[485] mereka sebagai main-main dan senda gurau[486], dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa’at[487] selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.
surat 6:70

Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.
surat 22:19

Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak
surat 67:7

Apabila neraka itu melihat[1056] mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.
surat 25:12

Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.
surat 77:32

Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak
surat 70:15

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
surat 66:6

Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka jahannam. Tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya.
surat 17:97

Ini adalah sebagian kondisi Neraka yang dituliskan dalam alquran, masih banyak lagi ungkapan kondisi neraka, baik dalam al quran ataupun hadist dan itu adalah kebenaran dari kitab Allah. kita tidak bisa menyangkal karena tidak pernah berkunjung ke neraka.
Saya tidak bermaksud menakut nakuti anda dengan kondisi neraka, tetapi saya ingin menunjukkan skaligus mengingatkan kita semua, kalo belum pernah melihat neraka, kira kira seperti ayat ayat diataslah kondisi neraka yang sebenarnya.

Saya tidak bisa membayangkan kondisi kehidupan di neraka, kita sebagai manusia yang diberi kelebihan indera perasa terasa amat cengeng, kenapa? kita sedikit aja tersulut api atau rokok, udah berteriak seakan dunia akan runtuh, apalagi kalo terkena knalpot yang mana itu adalah buatan manusia dan panasnya hanya sekitar beberapa derajat celcius, kita udah berteriak sekuat tenaga.Lantas apa sanggup kita berdiam di dalam Neraka? Jika tidak mari mulai sekarang senantiasa menjaga perbuatan dan hati kita tetap lurus di jalanNya, mencari ridhoNya supaya selamat kelak di akherat.